Direktur Pelaksana Bank Dunia Mari Elka (baju merah) poto bersama Bupati Zaki Iskadar dan jajaran saat kunjungannya ke Ketapang Aquaculture

TANGERANG- Penataan kawasan pesisir pantai di Desa Ketapang Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang dinilai sangat bagus dan dapat menjadi contoh untuk pengembangan kawasan serupa di daerah lain.
Hal ini disampaikan langsung Direktur Pelaksana Bank Dunia, (Manging Director of World Bank) Mari Elka Pangestu saat meninjau lokasi Ketapang Aquaculture Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Rabu (19/1).
Menurut Mari Elka, kedatangannya di Ketapang aquaculture banyak mendapat pembelajaran dan pengalaman berharga, maka itu Ketapang aquaculture yang di bangun Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemprov Banten dan Kementrian PUPR ini harus dijadikan model dan percontohan bagi pengembangan penataan kawasan pesisir pantai di wilayah lainnya.
“Kita patut bangga, ini (ketapang aquaculture-red) sesuatu yang bagus, mungkin saya pikir kita Bank Dunia punya banyak pembelajaran dari program-program yang serupa yang bisa dijadikan semacam pendekatan untuk bisa digunakan di tempat-tempat yang lain,” ujar Mari Elka Pangestu dihadapan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.
Dinilai Mari Elka, Ketapang aquaculture selain berhasil dari sisi konsep juga patut diakui adanya komitmen pemerintah daerah dalam membangun kawasan pesisir serta berhasil dalam menjalin kordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Bank dunia, sambung Mari Elka senantiasa mendukung dan siap membantu program-program pemberdayaan masyarakat kawasan pesisir yang berkelanjutan serta kegiatan-kegiatan yang bisa dikembangkan dan bermanfaat di kawasan pesisir.
“Saya hanya ingin memberi apresiasi dan tentu kita pada posisi untuk bagaimana kita bisa membantu supaya ini berlanjut,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Zaki Iskandar mengakui keberhasilan pembangunan Ketapang menjadi ecowisata aquaculture karena berkat peran Pemkab Tangerang, Pemprov Banten dan Kementrian PUPR serta masyarakat setempat. Jika melihat kondisi sebelumnya, kawasan Ketapang adalah kawasan yang kumuh dan tidak terawat sehingga akhirnya Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten dan juga Kementerian PUPR menata kawasan tersebut menjadi Ketapang Aquacukture dan hasilnya bisa dilihat bersama sama hari ini.
“Program di Ketapang ini adalah program dengan lintas sektoral dari pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Provinsi bahkan dari Kementerian ikut andil dalam proses pembangunan di Ketapang Aquakultur,” jelas Bupati.
Baik Mari Elka maupun Bupati Zaki sepakat jika Ketapang Aquaculture tersebut juga bisa menjadi model dan percontohan atau direplikasi di daerah lain di Indonesia, termasuk kata Bupati Zaki program Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai (Gerbang Mapan) yang saat ini diterapkan di Ketapang dapat diterapkan juga kedepan di lima kawasan pesisir di Kabupaten Tangerang, selain Desa Kohod Kecamatan Pakuhaji yang sudah terbangun.
“Kedepan penataan kawasan pesisir akan berpindah lagi ke daerah yang lain. Masih ada kurang lebih sekitar lima lokasi lagi yang akan kita rehab dengan pola dan juga program seperti di Ketapang ini,” kata Bupati Zaki.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here