Rapat RKPD 2023
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memberi sambutan pada kegiatan rapat Rancangan Awal RKPD 2023 Kabupaten Tangerang

Grand Design Pembangunan Daerah Pasca Pandemik
Ditargetkan Ekonomi Tumbuh 5,47 Persen pada 2023

TANGERANG-Pemerintah Kabupaten Tangerang mentargetkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pada 2023 mencapai 5.47 persen, target ini naik dari capaian tahun 2022 sebesar 5.21 persen. Guna mencapai target pertumbuhan ekonomi masyarakat pemerintah Kabupaten Tangerang menyusun tiga isu strategis pembangunan daerah yang merupakan grand design pembangunan pasca pandemic covid19.
Tiga isu strategis pembangunan daerah tahun 2023 ini disampaikan pada rapat Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang dengan menghadirkan seluruh OPD dan Bappeda Provinsi Banten serta sejumlah narasumber lainnya. Terkait dengan tiga isu strategis ini pemerintah Kabupaten Tangerang pada 2023 nanti berencana akan fokus pada Pembangunan SDM Pasca Pandemik Covid19, Peningkatakan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup, Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan. Dalam hal pembangunan SDM pasca pandemic, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyasar program pembangunan pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pengangguran dan peningkatan nilai-nilai religius.
Dalam hal peningkatan infrastruktur dan lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten Tangerang pada 2023 nanti akan terus melakukan pembangunan fasilitas infrastruktur masyarakat, peningkatan pembangunan kawasan kumuh dan sanitasi. Sedangkan yang menjadi isu strategis ketiga adalah terkait tata kelola pemerintahan, maka pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus meningkatkan SDM aparatur, sistem pemerintahan berbasis elektronik dan pengelolaan aset daerah.
Dalam hal pembangunan SDM pasca pandemic, program pelayanan kesehatan menjadi hal terpenting untuk mensukseskan target pembangunan tersebut. Maka itu, pemerintah Kabupaten Tangerang melalui OPD Dinas Kesehatan terus menekan percepatan angka stanting di masyarakat, mengoperasionalkan RSU Tigaraksa sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat setempat, kemudian menekan angka penyakit TBC dan HIV serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin.
Pelayanan pendidikan juga menjadi bagian terpenting bagi pemerintah daerah untuk membangun SDM pasca pandemic ini. Dalam hal ini pemerintah daerah menyusun tiga program yang akan dijalankan di tahun 2023 yakni peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan konpetensi guru dan tenaga pendidik dan pembangunan tambah ruang kelas dan USB.
Dalam hal pemberdayaan ekonomi, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan digitalisasi market produk IKM dan UMKM. Pengembangan pariwisata berbasis produk unggulan daerah (Kampung Tematik), operasional Pustura dan penguatan lembaga keuangan mikro (LKM, koperasi kelompok tani, Bumdes dan lain-lain).
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus fokus pada penurunan angka pengangguran masyarakat melalui optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Kosambi dan program pembangunan padat karya.
Selanjutnya dalam pembangunan SDM pasca pandemic ini adalah peningkatan nilai-nilai religius pada masyarakat melalui program bantuan insentif guru ngaji, pengembangan diri siswa baca tulis Al-Quran, Pembangunan sanitasi pondok pesantren dan pembangunan sector ekonomo di pondok pesantren.

Infrastruktur dan Lingkungan Hidup
Dalam hal pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup, pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus meningkatkan pembangunan opersional infrastruktur wisata bahari yang diantaranya terdapat di hutan mangrove Desa Ketapang Kecamatan Mauk. Selanjutnya pemeliharaan infrstruktur jalan yang menyebar di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, pengendalian kemacetan yang diantaranya telah diprogramkan pembangunan Area Trafic Control Sistem (ATCS) dan geometric simpang termasuk penuntasan pembangunan fly oper jalan Cisauk.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah Kabupaten Tangerang juga focus pada peningkatan pengendalian banjir melalui program pembangunan pengerukan sungai-sungai dan irigasi.
Penataan kawasan kumuh juga menjadi kelanjutan program pemerintah daerah yakni melalui program Gebrak Pakumis plus (Gerakan Membangun Kawasan Padat Kumuh dan Miskin) dan melanjutkan program kesehatan masyarakat melalui pembangunan fasilitas sanitas masyarakat atau desa ODF.
Masih terkait dengan isu lingkungan hidup, program pengelolaan persampahan menjadi titik focus pemerintah Kabupaten Tangerang melalui program penataan TPA Jatiwaringin dan optimalisasi TPR3R dan Bank Sampah.

Tata Kelola Pemerintahan
Program pembangunan pada 2023 mendatang Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyasar tata kelola pemerintahan yakni melalui program peningkatan SDM aparatur dan menerapkan system pemerintahan berbasis elektronik yang diantaranya dijabarkan dengan program Sistem Informasi Managemen Pemerintahan Terintegrasi dan Operasionalisasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintahan Daerah.
Selain itu, pemerintah Kabupaten Tangerang juga akan terus memaksimalkan pengelolaan aset daerah berupa pengelolaan dan penerbitan sertifikasi aset daerah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here