26.4 C
Tangerang
Friday, July 30, 2021

Fokus Corona

TIGARAKSA— Bupati Tangerang A Zaki Iskandar meminta masyarakat tidak panik dan tetap waspada dengan adanya kejadian wabah virus Corona. Bupati meminta warga untuk fokus menjaga kebersiahan diri dan terus meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, warga juga diminta mengkonsumsi banyak buah-buahan yang mengandung vitamin dan makanan makanan yang sehat, serta istirahat yang cukup.

” Mari kita jaga kebersihan tubuh, agar terhindar dari virus dan segala hal penyakit,” ungkap Bupati.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyied menggelar rapat mengenai penanganan sosialisasi dampak penyebaran Suspek Virus Corona (Covid-19). Rapat dilakukan di ruang Wareng Gedung, Gedung Bupati Tangerang, Selasa (3/3).

Rapat dihadiri oleh Kepala OPD, Camat dan 44 Kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Tangerang. Sosialisasi untuk mensosialisasikan secara menyeluruh penanganan dan antisipasi dampak penyebaran wabah Corona di Kabupaten Tangerang.

” Upaya penanganan sudah dilakukan Pemkab Tangerang oleh masing-Masing Puskesmas dan RSUD Tangerang sejak Januari 2020,” ungkap Sekda Moch. Maesyal Rasyied.

Sekda pun menghimbau kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga medis hingga camat dan masyarakat Kabupaten Tangerang, agar tidak panik dengan maraknya kasus Corona di Kabupaten Tangerang. Untuk itu Pemkab Tangerang melakukan pemantauan secara aktif, baik warga neraga Indonesia yang pergi keluar negeri atau Warga Negara Asing (WNA) yang datang dari luar negeri.

” Saya menghimbau kepada ASN dan masyarakat agar tidak panik, dan lebih waspada menjaga prilaku Hidup bersih dan sehat di masyarakat. Kalau tidak sakit jangan pakai masker,” ujar Sekda.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang memantau WNA maupun WNI yang bepergian ke luar negeri untuk antisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19).

“Kami terus melakukan pemantauan secara aktif, baik warga negara Indonesia yang pergi keluar negeri atau warga negara asing yang berkunjung,” ujar Maesyal Rasyied lagi.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Desiriana Dinardianti, MARS menambahkan, pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap WNI dan WNA di Kabupaten Tangerang.

” Puskesmas terus melakukan pemantauan di setiap wilayah Kabupaten Tangerang jika terindikasi siap siaga dirujuk ke RSUD Tangerang,” ungkapnya.

Selain pemantauan, lanjutnya, RSUD Tangerang telah menyiapkan 7 ruang isolasi yang akan disiapkan mengantisipasi bila mana ada yang terjangkit Virus tersebut.

” Kita siapkan ruang isolasi di RSUD Tangerang, dan penanganan intensif terus dilakukan mulai dari puskesmas hingga Rumah sakit rujukan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, apa bila gejala-gelala Virus Corona ada di wilayah, masyarakat dapat menghubungi Call Senter Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dengan nomor (021 )- 5990535/081513554433.

Sementara itu, Kepala RSUD Kabupaten Tangerang Naniek Isnaini mengatakan, RSUD Tangerang merupakah salah satu rumah sakit rujukan Corona di Banten. Menurut Naniek, sampai saat ini ruang isolasi RSUD Kabupaten Tangerang belum terisi. Itu berarti tidak ada pasien suspect Corona yang dirawat.

” Jadi tidak ada yang di rawat inap, tidak ada pasien suspect COVID-19,” katanya.

Naniek mengatakan saat ini RSUD Kabupaten Tangerang dan Dinas Kesehatan setempat melakukan pemantauan penyebaran virus corona terhadap sejumlah orang yang baru pulang dari negara terjangkit.

“Pasien di rumah masing-masing, baru pulang dari negara terjangkit. Mereka dalam keadaan sehat dipantau terus kesehatan oleh puskesmas, karena belum terindikasi COVID-19”, katanya.(hms)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Sosial Media

7,620FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles